Hitung Mundur

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, terus memasifkan Program Sinau dan Ngaji Bareng di Balai RW untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan kreativitas anak-anak di kota setempat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di Surabaya mengatakan Program Sinau dan Ngaji Bareng di Balai RW hingga kini masih terus berjalan di ratusan Balai RW karena program ini rangkaian dari Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Surabaya.

“Jadi orang tua hebatnya mengajari anak-anaknya, di samping itu ditindaklanjuti oleh sinau dan ngaji bareng. Sebenarnya ini rangkaian, tidak bisa diputuskan,” katanya.

Ia mengaku semua Program Sinau dan Ngaji Bareng telah sukses berjalan beriringan dengan Program SOTH. Menurutnya, program ini tidak bisa berjalan baik hingga saat ini tanpa adanya peran dari Tim Penggerak (TP) PKK dan Kader Surabaya Hebat (KSH) di Kota Surabaya.

“Alhamdulillah, semua sudah berjalan dan matur nuwun (terima kasih) kepada PKK dan KSH yang luar biasa. Sekali lagi, Kota Surabaya ini dibangun dengan kebersamaan dan sinergi yang luar biasa hingga hari ini, Surabaya bisa diubah dengan kebahagiaan-kebahagiaan itu,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya menyampaikan Program Sinau dan Ngaji Bareng di Balai RW saat ini telah berjalan di 238 titik Balai RW se-Surabaya. Jumlahnya terus mengalami peningkatan sejak diresmikan oleh Wali Kota Eri Cahyadi pada 2 September 2023 yang saat itu hanya ada di 220 Balai RW.

Yusuf menyebutkan pada tahun ini Disdik Surabaya akan menambah program ini di beberapa Balai RW lainnya di Kota Surabaya.