Hitung Mundur

Untuk menggabungkan dua tes logika kita dapat menambahkan fungsi AND pada fungsi IF. Jadi fungsi AND ini fungsinya digunakan untuk menggabungkan dua pernyataan atau lebih, dimana pernyataan akan dianggap benar bila semua pernyataan yang digabungkan benar.
 
Rumus dasar dari fungsi AND adalah :
=AND(logical1;logical2;.......)
Dan rumus gabungan fungsi IF dan Fungsi AND adalah :
=IF(AND(logical1;logical2;logicaln);value_if_true;value_if_false)
 
contoh penggunaan Fungsi IF dengan Dua Tes Logika
Keterangan:
Jika peserta lomba adalah "Pelajar" dan "Lolos" ke babak berikutnya akan mendapat beasiswa Rp 1.000.000,-
 
Jadi langkah-langkah untuk mengisi kolom keterangan adalah sebagai berikut.
1. Letakkan kursor pada sel E4
2. Isi sel E4 dengan fungsi logika IF =IF(AND(C4="Pelajar";D4="Lolos");1000000;0)
3. Tekan enter, kemudian copy rumus tersebut sampai ke sel E11.
 
Setelah rumus dicopy maka hasilnya sebagai berikut.
Catatan
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan rumus fungsi IF. Tanda pemisah antara logical test dengan value_If_true dan dengan value_if_false adalah tanda koma ( , ) atau tanda titik koma ( ; ) itu sesuai dengan format masing-masing komputer. Kesalahan dalam menggunakan tanda titik koma ( ; ) atau tanda koma ( , ) akan menyebabkan rumus tidak bisa dilanjutkan dan keluar kotak dialog peringatan The formula you typed contains an error seperti dibawah ini :
Jika tanda di atas muncul itu berarti ada kesalahan dalam pengetikan rumus yang disebabkan oleh beberapa hal antara lain :
1. Kesalahan menggunakan tanda ( ; ) yang seharusnya memakai tanda ( , )
2. Kurangnya menggunakan tanda petik dua ( “ ) yang mengapit kriteria
3. Kurangnya menggunakan tanda kurung
4. Kurangnya menggunakan kata IF
5. Angka untuk nilai uang di format titik
 
Maka untuk menghindari kesalahan rumus yang perlu di ketahui adalah :
  • Dalam rumus IF,semua kriteria atau pernyataan harus diapit oleh tanda petik dua ( “ ) contohnya : “Lulus”
  • Nilai uang harus diketik tanpa pemisah tanda titik atau tanda koma contohnya : Rp.50.000 harus diketik dalam rumus 50000
  • Kurung tutup yang digunakan harus sejumlah kata IF yang digunakan dalam rumus
  • Jika jumlah pernyataan adalah 5 ,maka IF yang digunakan adalah 4 sisanya dipisah dengan tanda ( ; ) atau tanda ( , ) dengan bahasa selain itu.
  • Tanda ( ; ) atau ( , ) dalam rumus IF bisa dibahasakan dengan bahasa maka dan selain itu.
Untuk memudahkan kita dalam mengetik rumus IF yang perlu diperhatikan adalah dalam menggunakan tanda koma atau titik koma bisa kita dilihat pada tanda pemisah yang dipakai antara logical test dan value_if_ true atau value_if_ false. Jika pemisahnya menggunakan tanda ( , ) maka tanda yang dipakai dalam rumus adalah tanda ( , ) sebaliknya jika tanda pemisahnya memakai tanda ( ; ) maka tanda ( ; ) yang dipakai dalam rumus. Itu bisa diketahui ketika kita mengetik rumus pertama kali yaitu saat baru mengetik =IF( , maka setelah mengetik tanda kurung buka rumus dasar IF akan muncul dan kita bisa melihat tanda pemisah apa yang dipakai dalam komputer kita.